Kewajiban dan Hisab

Kewajiban mewujudkan kemenangan dan kejayaan umat selalu menjadi tanggungjawab kolektif. Yang terpikul di atas pundak setiap pribadi umat secara keseluruhan, sesuai kadar kemampuan dan kewajibannya. Akan tetapi hisab di akhirat nanti akan dihadapi sendiri-sendiri.

Oleh karena itu hendaklah setiap kita memperhatikan apa yang sudah ia lakukan. Hendaklah ia juga mencari solusi terhadap kekurangannya selaku pribadi.

Dia harus curahkan keseriusannya untuk kebaikan usaha yang lagi dijalani umat. Jangan sampai maksiat yang ia lakukan, dosa dan kelalaiannya menjadi penghalang kelancaran berjalan program-program umat dalam mewujudkan tujuan besarnya.

Tanggungjawab secara jama’ah, akan tetapi hisab nanti di akhirat secara pribadi-pribadi.

Oleh karena itu tidak ada riya yang dilakukan jama’ah, yang ada adalah riya pribadi-pribadi.

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Kewajiban dan Hisab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s