20 Cambukan

Senyum akhir pekan:

Tiga orang penjahat berhasil diringkus:

1. Berkewarganegaraan Mesir.
2. Berkewarganegaraan Israel.
3. Berkewarganegaraan Yaman.

Setelah disidang, hakim memutuskan untuk menjatuhkan hukuman cambuk, masing-masing 20 kali cambukan.

Di tengah-tengah persiapan untuk mencambuk, algojo tukang/cambuk hadir di hadapan mereka dalam keadaan gembira:

“Istriku baru saja melahirkan hari ini. Ia meminta kepadaku untuk memberikan permintaan yang kalian inginkan sebelum dicambuk”.
.
.
.
.
.
.
Yang berkewarga negaraan Mesir berkata (Dia orang yang diputuskan untuk dicambuk pertama kali)

“Aku berharap supaya anda mengikatkan bantal di punggungku sebelum aku dicambuk”.

Algojo itu langsung saja mengikatkan bantal dipunggungnya.

Bantal itu hancur berantakan pada pukulan ke-10.

Setelah sempurna mendapatkan 20 cambukan orang Mesir itu menangis dengan kencang. Punggungnya sudah robek kena cambukan, dan darah berkucuran.

Giliran kedua jatuh kepada yang berkewarganegaraan Israel. Ia langsung berkata:

“Kalau aku minta diikatkan dua buah bantal di punggungku sebelum dicambuk”.

Algojo pun segera melakukannya.

Akan tetapi dua buah bantal itu pun hancur berantakan pada cambukan ke-15. Orang Israel itupun merasakan pedihnya 5 cambukan yang tersisa. Ia berteriak dan menangis kesakitan. Tapi tidak separah orang Mesir.

Algojo sekarang mengalihkan pandangannya kepada yang berkewarganegaraan Yaman. Lalu berkata:

“Kamu saudara yang berasal dari Yaman, tetangga dan saudara kandung kami. Oleh karena itu aku akan memberimu dua permintaan.

Yang berkewarganegaraan Yaman pun berkata:

“Terima kasih atas kemuliaan akhlak anda tuan. Aku sangat menghargai kebaikanmu. Untuk itu aku punya dua permintaan:

Yang pertama, aku minta tuan mencambukku 100 kali cambukan, ganti dari 20 kali.

Algojo itu pun menjawab penuh keheranan: “Kamu sungguh laki-laki pemberani. Aku akan berikan permintaanmu itu”.

Terus apa permintaanmu yang kedua?

Orang Yaman itupun tersenyum, lantas bicara:

“Adapun permintaanku yang kedua, tolong ikatkan orang Israel ini di punggungku.

Advertisements
This entry was posted in Tarfihi. Bookmark the permalink.

One Response to 20 Cambukan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s