Bila Lidah Melukai Hati

DR. Na’imah al Hasyimy mengatakan:

“Kata-kata melukai perasaan itu disebut dengan “melukai” karena ia betul-betul menyebabkan luka di otak, dan membunuh beberapa saraf, atau membuat ia berhenti berfungsi, yang mengakibatkan semacam keletihan dalam berfikir.

Oleh karena itu, seseorang yang terlukai perasaannya akan menanggungkan kepedihan pada jiwa, menculnya perasaan negatif dan down semangat.

Bukan hanya ini saja, bahkan banyak kejadian, pribadi yang terlukai berubah menjadi pribadi yang gagal, tidak produktif”.

Makanya, tidak heran bila ada orang yang depresi sampai harus menjadi penghuni rumah sakit jiwa setelah terlalu banyak mendapatkan torehan-torehan kata yang menyakitkan dari orang lain.

Ya Allah, selamatkan lidah ini dari menyakiti siapa pun.

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Bila Lidah Melukai Hati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s