Tidak Akan Mungkin Selamat dari Lidah Manusia

Seseorang berkata kepada Hasan al Bashri:

“Ada di antara orang yang duduk di majlismu tujuannya bukan untuk belajar, tapi ingin mengintai dan mencari-cari kesalahanmu”.

Beliau menjawab:

“Tenang saudaraku, sesungguhnya aku melatih diriku untuk tamak kepada surga hingga ia betul-betul tamak.

Lalu aku melatih diriku supaya sangat ingin selamat dari api neraka hingga ia betul-betul takut neraka.

Kemudian aku membuatnya ingin selamat dari manusia, namun sayang, aku tidak menemukan jalan menuju itu.

Sesungguhnya manusia tidak redha kepada Tuhan yang telah menciptakan dan memberinya rezki. Lalu bagaimana pula ia bisa redha kepada manusia lain seperti dia?”

Advertisements
This entry was posted in Kata Hikmah. Bookmark the permalink.

2 Responses to Tidak Akan Mungkin Selamat dari Lidah Manusia

  1. zulfiakmal says:

    قال رجل للحسن البصري: إن قوماً يجالسونك ليجدوا بذلك إلى الوقيعة فيك سبيلاً (أي يتصيدون الأخطاء).

    فقال رحمه الله: هون عليك يا هذا، فإني أطمعت نفسي في الجنان فطمعت، وأطمعتها في النجاة من النار فطمعت،، وأطمعتها في السلامة من الناس فلم أجد إلى ذلك سبيلاً، فإن الناس لم يرضوا عن خالقهم ورازقهم فكيف يرضون عن مخلوق مثلهم

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s