Ukur Diri

Mengambil inspirasi dan manambah motivasi dari setiap orang yang sukses itu penting. Tapi tidak semuanya harus diikuti atau ditiru. Pilihlah yang sesuai dengan bidang kita masing-masing dan cocok dengan diri kita.

Menjadi pengusaha memang kelihatan sangat menyenangkan, tapi tidak semua orang cocok jadi pengusaha. Ahli bikin pesawat seperti Pak Habibi sudah pasti prestisius, tapi tidak semua orang mampu seperti Habibi.

Profesi kita sudah diatur dan dijatah oleh Allah sebagaimana Allah mengatur rezki kita. Tinggal kita memaksimalkan usaha pada bidang kita masing-masing.

Jalanilah bagian kita sendiri-sendiri, jangan paksakan diri jadi orang lain.

Sehebat-hebat orang mampu meniru Kiyai Zainuddin MZ hanya akan disebut mirip Zainuddin, tapi temukanlah yang cocok untuk diri sendiri, kita akan punya jati diri.

Burung memang bisa terbang, tapi kadang-kadang burung adalah rezki kucing yang hanya bisa berlari. Bahkan cicak hanya mampu melata, tapi rezkinya dijadikan Allah pada lalat yang terbang.

Tidak mesti semua kita jadi enterpreniur. Siapa yang akan jadi dokter, guru, insinyur, perawat, bahkan tukang angkat dan pembersih sampah? Kalau semua orang jadi direktur, siapa yang akan jadi bawahan?

Rasulullah bersabda: “Allah merahmati orang yang mengenal kadar dirinya sendiri”.

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s