Fanatik

Satu hal lagi yang sering saya lihat; orang yang mengatakan: “Jangan fanatik dengan seorang atau sekelompok ulama saja, pelajari juga pendapat ulama lain”, sementara dia lagi fanatik buta terhadap ulama yang dikaguminya dan tidak mau bergeming sedikitpun dari keta’shubannya.

*** Pelajaran yang saya dapatkan: Jangan larang orang menerima pendapat ulama yang dia sukai, kalau ada yang kurang tepat atau tidak cocok dengan kita, tunjukkan bantahannya secara ilmiah dan dalil yang kuat. Atau bantah dengan perkataan ulama yang kita sukai.

Advertisements
This entry was posted in Khawatir 2. Bookmark the permalink.

One Response to Fanatik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s