Jangan Menunda Taubat

Jangan sampai kita seperti ini

Bilal bin Sa’ad menasehati seseorang dengan cara mengajaknya berdialog.

Bilal: Apakah anda ingin meninggal?

Orang yang dinasehati: Tidak

Bilal: Kenapa?

Orang yang dinasehati: Sampai saya taubat dan beramal shaleh.

Bilal: Jadi, bertaubat dan beramal shalehlah segera!

Orang yang dinasehati: Suatu hari nanti saya akan bertaubat dan beramal shaleh.

Memang luar biasa sifat manusia ini, dia tidak ingin mati tapi juga tidak mau beramal. Dia berani menunda amalan untuk Allah, tapi sangat semangat beramal untuk dunia yang sekejab dan akan berakhir dengan mendadak. Sifat taswif (mengulur-ulur waktu) akan menjatuhkan pelakunya ke jurang kebinasaan, menyesal tanpa ujung, dan penderitaan tanpa henti.

Tidak usah tunggu Ramadhan baru bertaubat dan beramal shaleh, mulailah dari detik ini juga.

ولن يؤخر الله نفسا إذا جآء أجلها والله خبير بما تعملون

“Dan sekali-kali Allah tidak akan menangguhkan kematian seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”. (al Munafiqun: 11)

Advertisements
This entry was posted in Tazakiyatul Anfus. Bookmark the permalink.

One Response to Jangan Menunda Taubat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s