Sulaiman bin Abdul Malik dan Rakyat

Suatu kali…

Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik berjalan bersama pengikut dan tentaranya. Tiba-tiba salah seorang rakyat ingin berbicara kepadanya. Orang itu pakaiannya dekil, sangat mencolok pada dirinya tanda-tanda kemiskinan.

Dia berteriak sekencang-kencangnya, meminta kepada para pengawal untuk berhenti, supaya ia bisa bicara kepada Khalifah. Tentu saja pengawal Khalifah menghalanginya.

Hal itu kelihatan oleh Sulaiman bin Malik, lantas ia berkata: “Ada apa wahai saudara!”

Orang itu menjawab: “Wahai Amirul Mukminin, kenapa anda tidak berhenti?”

Khalifah: Saudara, di sana ada majlis peradilan dan pengaduan, apa yang anda inginkan?

Orang itu menjawab: Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya semut menghentikan Nabi Sulaiman lantas ia berhenti dan berbicara dengannya.

Sedangkan aku di hadapan Allah tidaklah lebih rendah dari pada semut, dan anda di sisi Allah tidak lah lebih mulia dari pada Nabi Sulaiman.

NB: Pelajaran bagi yang merasa dirinya besar dan lebih terhormat dari orang lain.

Advertisements
This entry was posted in Kisah Hikmah. Bookmark the permalink.

One Response to Sulaiman bin Abdul Malik dan Rakyat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s