Pencitraan

Di dunia ini, terutama di Indonesia yang penting itu bukan “bagaimana hakikat sebenarnya”, tapi yang penting adalah “bagaimana pencitraannya”.

Orang dijadikan pemimpin itu tidak perlu lah pintar-pintar sekali, hebat, kerja nyata, jujur, dsb.

Yang penting itu bisa dicitrakan pintar, dicitrakan hebat, dicitrakan kerja nyata, dicitrakan jujur, dsb.

Karena yang menarik bagi rakyat yang begitu itu. Yang betul-betul seperti itu tapi ga’ pandai pencitraan ya ga’ akan jadi. Jangankan orang awam, yang terpelajar saja cara pikirnya kayak gitu.

Satu lagi, yang bisa “bayar”, uang coy!!!

Jadi nanti kalau sudah naik pemimpin kayak gitu kita tinggal bikin pencitraan ramai-ramai kepada dunia. Tulis di socmed dengan berbagai bahasa bahwa Indonesia pemimpinnya jujur, perhatian sama rakyat, tidak ada korupsi, kita hidup dalam kemakmuran dll.

Kan yang penting citra…..sekalipun mati kelaparan, hidup morat marit, kehidupan serba sulit, kita tetap “pen….cit….ra…..an”.

Pencitraan bukti kita bangsa yang sabar, tidak mau memperlihatkan kesusahan kepada negara lain.

Ah, betulkah begitu….???

Pusing saya……!!!

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

One Response to Pencitraan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s