Kenapa Belum Juga?

Kita selalu sibuk dengan permasalahan dunia. Sementara itu, setiap hari kita melihat ambulan membawa jenazah lewat di depan kita. Atau kita mendengar berita kematian. Atau kita ikut menyalatkan jenazah di mesjid. Atau kita sendiri pergi melepas kepergian seseorang untuk dimasukkan ke liang lahat.

Kenapa kita belum juga berfikir dan tidak juga berubah, serta kita belum juga mengukur diri bahwa kita juga akan mati sebagaimana mereka mati? Cepat atau lambat, peristiwa yang sama akan kita alami.

Kenapa tingkah kita masih juga bagai orang yang akan hidup selamanya, tidak akan pernah mati?

Di samping itu…..

Kita sering kesal bila ada orang lain yang tidak bisa dirubah sesuai dengan apa yang kita inginkan.

Sementara dalam kenyataan, kadang-kadang kita sendiri menemukan kesulitan dalam merubah diri kita sesuai dengan apa yang kita inginkan.

“Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun kepada mereka….” (Al Hadid: 16

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

One Response to Kenapa Belum Juga?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s