Keberuntungan di Akhirat

Keberuntunganan hidup akhirat itu bukan satu derjat, akan tetapi ada dua derjat.

Derjat pertama adalah terbebasnya manusia dari api neraka walau pun ke A’raf, dan ini adalah kesuksesan yang sangat besar.

Cukuplah kamu lewat di Shirat yang terbentang di atas neraka sambil melihat berbagaimacam azam di dalamnya, kemudian setelah itu kamu selamat dari segala kengerian itu.

Cukup lah itu sebagai keberuntungaan yang sangat besar. Karena orang kafir pada saat itu berangan-angan kalau ia menjadi tanah saja dan tidak masuk ke neraka.

Maka lewatnya orang beriman di atas Shirat sambil melihat neraka merupakan nikmat yang amat luar biasa. Karena ia merasakan betapa ia terlepas dari bahaya yang maha dahsyat itu.

Apabila ia sudah melewati neraka dan masuk ke surga untuk merasakan segala nikmat yang kekal di dalamnya itulah dia bentuk keberuntungan kedua. Keberuntungan hakiki yang tidak ada lagi kegagalan di balik itu.

“….Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya. (Ali Imran: 185)

Ya Allah, bebaskan kami dari neraka dan masukkan kami ke surga-Mu.

=Syekh Sya’rawy dengan penambahan=

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Keberuntungan di Akhirat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s