Jangan Memaksakan Diri

Begini kehidupan mengajariku:

1. Semakin kita gencar mencecar aib orang justru yang akan tersingkap aib diri sendiri. Apalagi kalau aib itu hanyalah aib bikin-bikinan alias fitnah.

Akhirnya kita sendiri yang keteteran menutupinya. Atau terpaksa malu di depan orang banyak. Cuma sayangnya yang melakukan bagai tidak punya “kemaluan”.

2. Semakin kita memaksa-maksakan diri untuk maju kepanggung yang belum cocok bagi kualitas diri kita untuk tampil di sana semakin kelihatan kelemahan kita di posisi itu.

Bahasa orang kampung saya, itu namanya “maajan-ajan tuah”. Guru saya di Thawalib dulu memberi sindirajangann untuk orang model begitu dengan ungkapan bahasa “Arab galau” yang hanya bisa dipahami oleh orang Minang yang pernah belajar bahasa Arab. Katanya begini: “Man taajjana tapancara” Maaf, tidak bisa diterjemahkan.

3. Kalau belum juga bisa melihat dengan jelas, tidak bisa membedakan mana yang hitam dan putih, padahal matahari terbit dengan terang menunjukkan hari siang bolong, barangkali perlu segera datang kedokter mata. Jangan-jangan kornea mata yang sudah rusak. Bahkan barangkali saraf mata itu betul yang sudah putus.

Kalau sudah seribu dalil dan bukti kasat mata yang tampil tapi masih juga ngeyel untuk tidak terima barangkali ada yang konslet di mata batin.

“….maka sesungguhnya yang buta itu bukanlah mata, akan tetapi yang buta adalah hati nurani yang ada di dalam dada. (Al Hajj: 46)

4. Bila orang awam tidak mengetahui kualitas orang pintar itu biasa. Tapi bila orang pintar tidak mengetahui kualitas seorang pintar itu musibah.

Advertisements
This entry was posted in Pengalaman. Bookmark the permalink.

One Response to Jangan Memaksakan Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s