Terlambat Nikah Demi Ilmu

Imbangan dari status sebelumnya

Abu Abdullah Muhammad bin Ishaq yang termasyhur dengan sebutan Ibnu Mandah.

Dilahirkan pada tahun 310 H dan wafat tahun 395 H.

Beliau belajar hadits kepada 1700 orang guru, dan ia sudah mencatat ratusan ribu hadits dalam buku yang berjilid-jilid.

Pertama sekali beliau keluar dari kampungnya menuju Naisabur pada tahun 330 H. Ketika itu beliau masih berumur 20 tahun.

Baru kembali lagi pulang ke kampungnya pada tahun 375 H setelah melanglang buana selama 45 tahun mengelilingi seluruh bumi Islam zaman itu untuk mempelajari hadits.

Sampai di kampungnya beliau sudah berumur 65 tahun, waktu itu beliau baru menikah. Dari pernikahan itu beliau dikaruniai Allah beberapa orang anak.

Beliau meninggal di usia 85 tahun setelah 20 tahun menikmati pernikahannya.

Bisa jadi pertimbangan bagi para mahasiswa yang sibuk belajar dan talaqqi. Jangan terburu-buru, ada Imam Ibnu Mandah sebagai tauladan .

Hanya satu yang dikhawatirkan; kalau-kalau anak kita mengira kita kakeknya

Advertisements
This entry was posted in Kisah Hikmah. Bookmark the permalink.

One Response to Terlambat Nikah Demi Ilmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s