Hanya Karena Allah

Suka atau tidak suka kepada seseorang bukan didasari oleh sentimen pribadi.

Bukan karena tidak mendapat bagian.

Bukan karena tidak berasal dari kelompok kita.

Bukan karena kepentingan duniawi.

Tidak suka yang diredhai Allah hanya karena…

terinjak-injaknya hukum Allah.

ternistakannya agama Allah.

Yang mati syahid hanyalah orang yang mati karena meninggikan kalimat Allah.

Bukan karena membela nusa dan bangsa, tanah air, dan UUD 45 apalagi Pancasila.

Tapi bila ada kepentingan untuk tinggi dan mulianya agama Allah di dalam itu semua, kita harus membelanya dengan tujuan utama menegakkan kalimat Allah, bukan karena tujuan UUD dan Pancasilanya. UUD 45 dan Pancasilanya hanya alat untuk menegakkan kalimat Allah.

Bila kita mati hanya sekedar ingin membela UUD 45 dan Pancasila kepada siapa berharap pahalanya nanti di akhirat?

Hal ini perlu kita pahami baik-baik. Jangan sampai sudah merasa berbuat sangat banyak demi negara, ternyata yang didapat hanya nama besar di hadapan manusia, namun tidak ada arti di hadapan Allah.

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

One Response to Hanya Karena Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s