Do’a Orang Muslim

Do’a dari orang muslim untuk muslim lainnya itu ternyata bukan lah hal main-main, yang bisa didapatkan dengan mudah.

Do’a itu bentuk pahala bonus dari Allah bagi hamba-Nya yang shaleh dan penyebar kebaikan dalam kehidupan.

Kita tidak akan bisa mendo’akan kebaikan untuk orang yang tidak pantas mendapatkannya. Hati terasa berat mengirimkan do’a untuk orang yang tidak punya prestasi kebaikan untuk orang lain. Apalagi mengajak atau memaksa orang lain mengirimkan do’a.

Lebih-lebih lagi bila dia seorang yang justru menebar kejahatan dalam kehidupan. Bukannya do’a kebaikan yang akan dikirimkan, malah barangkali laknat dan do’a keburukan yang dipanjatkan untuk mereka.

Kalau sudah berdo’a, nama-nama orang baik muncul dalam file saya untuk dido’akan. Bila lupa mendo’akan ada rasa bersalah dalam hati.

Sekalipun nama orang jahat muncul, lidah dan hati saya tidak mampu mengucapkan do’a kebaikan untuk mereka. Sekalipun mulut tidak berucap laknat, hati tidak bisa ditahan untuk mengutuk.

Sebagai contoh, nama Erdogan, Habibie dan pemimpin semacamnya sering muncul secara lembut memenuhi rongga hati supaya dido’akan. Lidahpun dengan suka rela berucap kebaikan.

Sayangnya, sekalipun nama pemimpin negeri di balik samudera dan semodelnya muncul dalam hati, bahkan ada yang mengingatkan untuk dido’akan, nurani berat sekali untuk mengirimkan do’a. Saya berusaha mengalihkan ingatan sebelum hati meraung untuk melaknat.

Do’a ternyata bukan hal main-main yang datang begitu saja. Dia buah kebaikan yang menyebar kepada banyak orang.

Kita perlu merenung, bila nama kita disebut orang, apa yang akan berteriak di dalam hati pendengar? Apakah do’a kebaikan atau justru laknat supaya celaka.

Mendingan hati manusia diam saja dari pada mengutuk.

Do’a tidak bisa dipaksakan, dia datang dari kasih sayang Allah dan cinta-Nya.

Sekalipun ada do’a kebaikan untuk kita, apakah do’a itu keluar dari lidah dan hati orang yang juga baik dalam pandangan Allah?

Dan jangan cemas bila laknat untuk diri kita yang berasal dari lidah dan hati yang terlaknat. Insyaallah, dia akan kembali kepada si pengirim.

Ya Allah, ringankan lidah dan hati hamba-hamba-Mu yang shaleh untuk mendo’an kebaikan dunia dan akhirat untuk kami.

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

One Response to Do’a Orang Muslim

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s