Seekor kuda yang biasa membantu mengerjakan keperluan tuannya jatuh sakit. Sudah berhari-hari tuannya merawat dan mengobatinya, tapi belum juga sembuh.

Dari pada semakin banyak mengeluarkan biaya, sang tuan memutuskan akan membunuh kuda itu bila belum juga sembuh dalam tiga hari.

Keputusan sang tuan didengar oleh kambing. Untuk itu kambing buru-buru memberi tahu kuda supaya ia segera bangkit dan sembuh dari sakitnya. Karena kasihan kepada si kuda.

Mendengar hal yang menakutkan itu kuda berusaha menyemangati dirinya dan terus berlatih. Hari pertama tidak mendatangkan hasil. Hari kedua ada angsuran. Dan di hari ketiga kuda sembuh seperti sedia kala. Ia bisa kembali bekerja mengangkut barang hasil pertanian tuannya.

Si petani gembira bukan kepalang. Untuk itu ia mengadakan syukuran dengan menyembelih kambing.

Memang dalam kehidupan ini kita sering menemukan orang baik hati menjadi korban dan tumbal. Tapi tidak ada yang sia-sia di sisi Allah.

Advertisements
This entry was posted in Rawai'. Bookmark the permalink.

One Response to

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s