Menjadikan Tandingan

Kadang-kadang seseorang itu tahu dan yakin kalau orang yang diikutinya itu salah. Tapi karena merasa terlalu cinta atau hormat berlebihan, ia berat menyatakan itu, baik dengan kata-kata maupun dengan sikap. Akhirnya dia berusaha menutup mata atas kesalahan tersebut dan mencari-cari dalih untuk membenarkan sikapnya itu.

Semoga Allah menjauhkan kita dari hal demikian.

Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).

(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.

Dan berkatalah orang-orang yang mengikuti: “Seandainya kami dapat kembali (ke dunia), pasti kami akan berlepas diri dari mereka, sebagaimana merpeka berlepas diri dari kami”. Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka amal perbuatannya menjadi sesalan bagi mereka; dan sekali-kali mereka tidak akan keluar dari api neraka.

(Al-Baqarah: 165-167)

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Menjadikan Tandingan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s