Pembohong

Bila seseorang sudah terlalu banyak berdusta, dia akan dikenal sebagai pendusta. Akibatnya, bila ada berita bohong yang tersebar, pikiran orang yang mendengar akan langsung tertuju kepadanya, sekalipun berita bohong itu bukan berasal dari dirinya.

Bila si pendusta berusaha sekali-kali untuk jujur, orang akan curiga, pasti ada maunya. Bila dia berusaha menghindari dusta, orang tidak akan percaya. Hingga tidak ada omongannya yang bisa dipercaya dan dustanya yang dikeragui.

Biasanya orang pendusta itu mempunyai sifat cuek tingkat tinggi dan pelupa kelas dewa. Diperkuat oleh minus rasa malu level wawau. Bila omongan dusta yang pernah ia ungkapkan dikembalikan kepadanya, dengan enteng dia akan berkata: “Tidak pernah saya membuat pernyataan seperti itu”.

Disarikan dari kitab “Adabud Dun-ya wad Din”.

Advertisements
This entry was posted in Kata Hikmah. Bookmark the permalink.

One Response to Pembohong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s