Waktu Kecil Dulu

Waktu kecil dulu aku melihat mayat terbujur di sebuah rumah. Ada orang yang meratap dan menangisi mayat itu. Di antara orang yang hadir di sana menasehati orang yang menangis supaya sabar.

Hari ini orang yang meratap dan yang menghibur serta sebagian yang hadir waktu itu sama-sama sudah tiada, seperti mayat yang kami hadiri itu. Aku di antara beberapa orang yang masih tersisa di antara mereka.

Begitulah kematian merontokkan satu persatu dalam senyap. Tidak ada bunyi dan suara. Tiba-tiba mereka sudah tiada untuk selamanya.

Suatu saat hal yang sama pasti akan mendatangi diriku dan semua orang yang membaca tulisan ini tanpa terkecuali.

Sungguh banyak pelajaran yang diberikan oleh kematian; sang penghancur kelezatan.

Advertisements
This entry was posted in Pengalaman. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s