Nikmat Bagi Penuntut Ilmu

Di antara nikmat yang diberikan Allah kepada penuntut ilmu adalah diberi kemauan yang kuat tapi dikurangi dari segi finansial. Semakin kuat kemauan yang disertai kekurangan dana yang mencekik, semakin hebat pula ilmu yang didapat. Begitulah kebanyakan yang dialami ulama-ulama besar dulu.

Melimpah dari segi keuangan cendrung membuat orang lalai. Amat sedikit yang mampu mengendalikan keluasan rezekinya untuk kelancaran dan kemudahan dalam menuntut ilmu seperti yang pernah dirasakan Imam Hanafi, Imam Abdullah bin Mubarak, Imam Laits bin Sa’ad, Imam Ibnu Hazm dan segelintir ulama besar lainnya.

Lebih banyak yang melalui penderitaan dan kekurangan seperti yang dialami Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Syafi’i, Imam Ibnu Jarir Ath Thabary, Imam Al Ghazali, Imam Nawawy, Syaikhul Islam Zakariya Al Anshary, dan ribuan ulama besar lainnya.

Berpandai-pandailah menggunakan kelapangan rezeki dan bersyukurlah bila diberi kekurangan. Karena kesempitan rezeki yang disertai rasa qana’ah itu sesungguhnya jalan mulus menuju ilmu.

Advertisements
This entry was posted in Pelajaran dari Revolusi Mesir, Pengalaman. Bookmark the permalink.

One Response to Nikmat Bagi Penuntut Ilmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s