Kenapa Bukan Kita Saja?

Setiap orang mendambakan punya anak hafal al Qur’an, dengan harapan anaknya bisa memberikan hadiah sebuah mahkota di surga nanti untuk dirinya.

Kenapa kita tidak berusaha juga menjadi hafizh supaya kita juga dapat menghadiahkan mahkota cahaya untuk orang tua kita? Kenapa kita hanya berharap dari anak dan tidak berazam memberi untuk orang tua?

Selagi umur masih ada tidak tertutup kesempatan untuk jadi hafizh.

Lebih baik berpikir untuk memberi ketimbang berharap untuk menerima.

Advertisements
This entry was posted in Khawathir, Pelajaran dari Revolusi Mesir. Bookmark the permalink.

One Response to Kenapa Bukan Kita Saja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s