Pencela Shahabat Rasul

Suatu kali Khalifah Harun Ar Rasyid masuk ke mesjid Nawabawy, lalu ia melakukan shalat. Setelah itu ia mendatangi kuburan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Kemudian ia berkunjung ke majlis Imam Malik, lantas mengucapkan salam. Setelah itu ia lanjut bertanya: “Apakah orang yang mencela shahabat Rasulullah berhak mendapatkan harta fai’ (harta yang didapatkan dari orang kafir tanpa melalui perperangan)?

Imam Malik menjawab: “Tidak, dan tidak ada kehormatan bagi mereka”.

Khalifah bertanya: “Apa dasar anda mengatakan hal itu”.

Imam Malik: “Allah berfirman:

َ لِيَغِيظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ

“……karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir” (Al Fath: 29)

Maka siapa yang mencela mereka berarti ia sudah kafir, dan orang kafir tidak berhak menerima harta fai’.

Fa’tabiru ya ulil albab!

Advertisements
This entry was posted in Kisah Hikmah, Pelajaran dari Revolusi Mesir. Bookmark the permalink.

One Response to Pencela Shahabat Rasul

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s