Menyebar Berita Hoax

Sudah berulang kali kita salah karena terburu-buru dalam men-share berita dan foto. Setelah menyebar ke mana-mana ternyata hoax, fotoshop. Akibatnya kita malu dengan diri sendiri sebelum malu kepada orang lain.

Tapi kenapa hal itu belum juga membuat kita jera untuk tidak men-share sembarangan? Kalau ingin juga men-share sebaiknya pelajari dulu dalam-dalam.

Memang harus kita gemakan selalu, niat berbuat baik saja belum cukup untuk bertindak, ada prosedur lain yang harus dipenuhi. Pastikan berita yang kita share betul-betul benar seperti itu, baru kita sebarkan.

Perlu kita tanyai diri kita ini dengan serius dan jawab dengan jujur, apakah kita melakukan itu betul-betul karena ingin menyokong yang benar, atau ada maksud-maksud duniawi yang dipenuhi syahwat dan hawa nafsu. Syetan itu amat lihai mempedaya manusia.

Tidak ikut menyebarkan berita benar karena kehati-hatian jauh lebih baik dari pada terlanjur meyebarkan berita salah karena sembrono. Semua tidak akan lepas dari lembaran catatan amal kita di akhirat.

Apalagi berita yang kita sebar dapat menyakiti orang lain yang tidak bersalah. Akibatnya kita melakukan kezhaliman tanpa sengaja.

خُلِقَ الْإِنْسَانُ مِنْ عَجَل…..

Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa…..(Al Anbiya’: 37)

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Menyebar Berita Hoax

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s