Wahai Kaumku…!

Wahai kaumku, tidakkah gempa yang tiap sebentar datang itu belum cukup juga sebagai peringatan supaya kita harus segera kembali mendekatkan diri kepada Allah dan meninggalkan durhaka kepada-Nya?

Wahai kaumku, masih jugakah kita harus bertengkar tentang LGBT itu boleh atau tidak? Haram atau halal?

Apakah kita tunggu dulu kampung kita dibalikkan Allah seperti kampung kaum Nabi Luth, baru setelah itu kita inshaf?

Wahai kaumku, apakah pantas kita masih saja memperdebatkan ajang kemaksiatan sebagai hak kebebasan dan kemerdekaan berbuat?

فَفِرُّوا إِلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ مُبِينٌ

Maka segeralah kembali kepada (mentaati) Allah. Sesungguhnya aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. (Adz-Dzariyat: 50)

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

One Response to Wahai Kaumku…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s