Nasehat Teman

Konon kabarnya, belasan tahun yang lalu seorang sahabat menasehati temannya supaya jangan terlalu ugal-ugalan dalam hidup ini. Sekalipun kita masih muda, siapa yang menjamin kita akan diberi umur panjang sampai tua? Siapa yang menjamin kita bisa bertaubat dulu sebelum meninggal?

Dengan bahasa agak mengejek, temannya berkata: “Kasihan, anak muda pikirannya seperti orang tua mau mati besok. Kapan kita bisa menikmati dunia kalau masih muda sudah seperti kakek-kakek?”

Hari ini ternyata temannya itu sudah meninggalkan dunia yang fana ini bertahun-tahun yang lalu sebelum betul-betul bisa mencicipi manisnya madu dunia ini. Sementara sahabat yang bermental kakek-kakek itu -alhamdulillah- sehat wal afiat sampai saat ini.

Apa yang engkau banggakan wahai anak muda ganteng yang menawan?

Apa yang melenakanmu wahai gadis cantik yang rupawan?

Belumkah datang kepadamu nasehat seperti yang diberikan oleh seorang sahabat kepada temannya yang kita ceritakan di atas?

Anggaplah ini nasehat itu untukmu.

Advertisements
This entry was posted in Tazakiyatul Anfus. Bookmark the permalink.

One Response to Nasehat Teman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s