Islamy?

Jujur, adil, aman, amanah, profesional dan sifat-sifat baik lainnya adalah sifat universal yang diakui kebenaran dan mulianya oleh seluruh agama. Yang berprilaku jujur, adil dan sebagainya bukanlah pertanda dia seorang muslim yang berhak dijuluki Islamy.

Seluruh sifat baik itu baru bisa diberi label Islamy bila ia didasari oleh keimanan kepada Allah. Sejujur dan seamanah apapun seseorang, tapi tidak beriman kepada Allah, tidaklah bisa ditempelkan label Islamy kepadanya.

Bersifat dengan sifat-sifat mulia itu bukanlah substansi ajaran agama Islam. Tapi itu semua adalah substansi ajaran seluruh agama.

Apakah tidak ada ajaran kejujuran, keadilan, amanah, mewujudkan keamanan, profesional dll pada agama Yahudi, Kristen, Kong Hu Chu, Hindu, Budha, dll? Apakah Islam saja yang memiliki kriteria ajaran seperti itu sehingga bila seseorang bersifat dengan sifat itu dia disebut Islamy sekalipun dia bukan seorang muslim?

Semua sifat mulia itu baru bisa disebut sebagia sifat yang Islamy bila ia didasari oleh iman yang benar kepada Allah.

صِبْغَةَ اللَّهِ ۖ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ صِبْغَةً ۖ وَنَحْنُ لَهُ عَابِدُونَ

Shibghah Allah. Dan siapakah yang lebih baik shibghahnya dari pada Allah? Dan hanya kepada-Nya-lah kami menyembah. (Al-Baqarah: 138)

Miliki shibghah Allah ini, baru seseorang bisa disebut Islamy. Sekalipun mulia akhlak seseorang persis seperti mulianya sifat Rasulullah, sementara keimanan atau shibghah Allah tidak ada pada dirinya menjauhlah, jangan mengaku-ngaku Islamy!

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Islamy?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s