Umur Istri Rasulullah Ketika Dinikahi

Para penentang poligami mengatakan bahwa kalau mau poligami tirulah Rasulullah yang mempoligami janda-janda tua yang memiliki tanggungan anak yatim.

Kalau dilihat sejarah dengan detil, mana janda tua yang dinikahi oleh Rasulullah. Mana ada janda tua punya anak yatim. Karena yang dimaksud yatim itu adalah anak kecil yang belum baligh. Kalau sudah baligh bukan yatim lagi namanya.

Hanya Ummu Salamah janda yang dinikahi memiliki anak yang masih kecil. Dan juga belum tua renta, masih berumur 29 tahun. Selain itu riwayat mengatakan beliau di antara wanita tercantik di zaman itu.

Selebihnya janda tanpa anak dan masih muda. Yang berumur di bawah 40 tahun. Lebih dari itu mereka semua adalah wanita-wanita yang sangat cantik, bukan wanita jelek tidak laku.

Aisyah jangan ditanya, digauli waktu berumur 9 tahun. Wanita yang sangat cantik dan sangat cerdas. Dinikahi dalam kondisi masih gadis. Dan beliau satu-satunya istri yang dinikahi dalam keadaan masih gadis.

Hafshah binti Umar bin Khattab. Sekalipun janda, umurnya masih 18 tahun. Juga wanita yang sangat cantik.

Juwairiyah dinikahi masih berumur 20 tahun. Juga sangat cantik.

Zainab binti Jahsy, dinikahi ketika berumur 38 tahun. Wanita bangsawan yang sangat cantik.

Shafiyyah binti Huyay bin Akhthab, dinikahi Rasulullah ketika umurnya belum sampai 17 tahun. Dia perempuan tercantik di kaumnya, hingga Aisyah sangat cemburu kepadanya.

Maimunah dinikahi ketika berumur 27 tahun, juga wanita cantik.

Ummu Habibah binti Abu Sufyan, dinikahi ketika berumur 33 tahun. Wanita bangsawan yang paling dekat nasabnya kepada Rasulullah. Sangat cantik. Ketika menikah dengan Rasulullah anaknya sudah besar, tidak dalam tanggungan sebagai anak yatim lagi.

Saudah binti Zam’ah. Satu-satunya wanita yang tidak disebutkan kecantikannya. Tapi beliau memiliki tubuh yang besar, hingga agak susah berjalan jauh. Beliau wanita kedua dinikahi Rasulullah setelah ibunda Khadijah meninggal. Orangnya pintar bercanda, hingga sering bikin Nabi tertawa.

Di samping itu Rasulullah punya hamba sahaya yang beliau gauli. Mariyah Qibthiyah, wanita Mesir hadiah dari Muqauqis raja Mesir. Wanita sangat cantik yang menjadi ibu dari anak beliau Ibrahim. Diterima Rasulullah ketika masih berumur belasan tahun.

Jadi dari mana asal cerita yang mengatakan bahwa Rasulullah menikah wanita-wanita tua yang sudah reot, ditambah memiliki tanggungan anak yatim. Apakah itu bukan termasuk mengada-adakan cerita tentang Rasulullah?

Padahal Rasulullah mengatakan: Siapa yang membuat-buat cerita bohong tentang aku berarti ia sudah mempersiapkan kapling tempatnya di neraka. (Hadits Mutawatir).

Advertisements
This entry was posted in Mawaqif Shahabat Rasul, Pelajaran dari Revolusi Mesir. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s