Logika Jahiliyyah

Orang jahiliyyah dulu mengatakan bahwa bangkai binatang halal dimakan dengan alasan “binatang yang kalian bunuh dengan cara menyembelih saja halal dimakan, kenapa binatang yang Allah langsung mematikannya kalian katakan haram?”

Orang jahiliyyah juga tawaf dalam keadaan telanjang. Ketika ditanya apa sebabnya, mereka menjawab: “Pakaian yang kita gunakan untuk bermaksiat kepada Allah tidak pantas kita gunakan untuk menyembah-Nya”.

Sepintas lalu logika orang-orang jahiliyyah ini masuk akal pula ya?

Dan orang-orang jahiliyyah modern sekarang kelihatannya berusaha menghidupkan semacam logika-logika jahiliyyah kuno ini. Cuma sayangnya sebagian orang yang mengaku muslim ikut pula membenarkan.

“Yang berpuasa harap menghormati kebebasan yang tidak berpuasa”.

“Pemimpin kafir tapi adil lebih baik dari pada pemimpin muslim tapi korupsi”.

”Menjilbabi hati lebih penting dari pada menjilbabi kepala”.

“Yang anti Pancasila lebih berbahaya dari pada komunis”.

Silahkan ditambah….

…… ذَٰلِكَ قَوْلُهُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ ۖ يُضَاهِئُونَ قَوْلَ الَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ قَبْلُ ۚ قَاتَلَهُمُ اللَّهُ ۚ أَنَّىٰ يُؤْفَكُونَ

…. Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka, bagaimana mereka sampai berpaling? (At-Taubah: 30)

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Logika Jahiliyyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s