Penyesalan Para Pengekor

Beginilah penyesalan orang yang termakan propaganda orang-orang kafir ketika hidup di dunia. Akibat lemahnya iman dan pengetahuan, dia menjadi orang yang mudah disetir menurut kemauan musuh agamanya, terombang ambing dengan manisnya pencitraan. Apapun yang mereka ajukan kelihatan indah dan menawan. Padahal yang dilontarkan adalah umpan untuk menarik ke neraka.

Di sana kelak mereka akan saling berdebat dengan orang-orang yang telah menyesatkan mereka. Namun sayang, apa gunanya debat waktu itu. Yang menyesatkan dan yang disesatkan sama-sama dibenamkan ke neraka. Tidak ada istilah dosa ditanggung orang lain. Kedua belah pihak sama-sama durjana yang berhak mendapatkan azab, walau ketika di dunia hanya sebagai kroco penggembira yang menjadi pelayan atau babu bagi pembesar yang telah menyesatkan mereka.

Nasib wong cilik yang bisa dibujuk dengan sebungkus indomie sama sialnya dengan si kuat yang kekenyangan dengan triliyunan. Tidak ada di sana istilah “dia kan hanya korban”. Kemana akal dan nuranimu? Kenapa kamu begitu mudah diperdaya dan dibodoh-bodohi?

Simak dan tadabburilah ayat ini sebelum segalanya jadi terlambat!

قَالَ الَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا لِلَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا أَنَحْنُ صَدَدْنَاكُمْ عَنِ الْهُدَىٰ بَعْدَ إِذْ جَاءَكُمْ ۖ بَلْ كُنْتُمْ مُجْرِمِينَ

Orang-orang yang menyombongkan diri berkata kepada orang-orang yang dianggap lemah: “Kamikah yang telah menghalangi kamu dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepadamu? (Tidak), sebenarnya kamu sendirilah orang-orang yang durjana”.

وَقَالَ الَّذِينَ اسْتُضْعِفُوا لِلَّذِينَ اسْتَكْبَرُوا بَلْ مَكْرُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ إِذْ تَأْمُرُونَنَا أَنْ نَكْفُرَ بِاللَّهِ وَنَجْعَلَ لَهُ أَنْدَادًا ۚ وَأَسَرُّوا النَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا الْعَذَابَ وَجَعَلْنَا الْأَغْلَالَ فِي أَعْنَاقِ الَّذِينَ كَفَرُوا ۚ هَلْ يُجْزَوْنَ إِلَّا مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Dan orang-orang yang dianggap lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri: “(Tidak) bahkan siang dan malam kalian mengatur tipu daya ketika kalian menyeru kami supaya kami kafir kepada Allah dan menjadikan sekutu-sekutu bagi-Nya”. Kedua belah pihak menyatakan penyesalan tatkala mereka melihat azab. Dan kami pasang belenggu di leher orang-orang yang kafir. Mereka tidak dibalas melainkan dengan apa yang telah mereka kerjakan. (Saba’: 32-33)

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Penyesalan Para Pengekor

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s