Saling Tanya Penduduk Surga dan Neraka

Kebahagiaan semakin bertambah-tambah di saat nikmat datang kita melihat ada orang yang lagi dalam kesusahan. Akan lebih terasa betapa banyak dan indahnya nikmat yang diberikan Allah.

Sebaliknya, kesengsaraan akan semakin terasa pedih dan menyakitkan manakala kesusahan menimpa, orang di sekitar malah mendapatkan nikmat.

Itu bila kejadiannya terjadi ketika hidup di dunia. Maka tidak bisa dibayangkan betapa nikmatnya di satu sisi dan betapa memilukannya di sisi lain bila dua hal itu terjadi di akhirat.

Itulah barangkali salah satu hikmahnya kenapa Allah perlihatkan penduduk neraka dengan segala penderitaannya kepada penduduk surga. Supaya mereka semakin merasakan betapa nikmatnya surga dan betapa besarnya karunia Allah kepada mereka.

Allah berfirman:

“Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): “Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Tuhan kami menjanjikannya kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Tuhan kamu menjanjikannya (kepadamu)?” Mereka (penduduk neraka) menjawab: “Betul”. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: “Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang zalim,

(yaitu) orang-orang yang menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan itu menjadi bengkok, dan mereka kafir kepada kehidupan akhirat”. (Al-A’raf: 44-45)

Begitu juga sebaliknya, Allah perlihatkan penduduk surga dengan segala kenikmatannya kepada penduduk neraka, supaya semakin besar penyesalan, keputus asaan dan semakin terasa pedihnya siksa neraka bagi mereka.

Allah berfirman:

Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir,

(yaitu) orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka”. Maka pada hari (kiamat) ini, Kami melupakan mereka sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini, dan (sebagaimana) mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami. (Al-A’raf: 50-51)

“Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”. Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. (Al-Furqan: 65-66)

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Saling Tanya Penduduk Surga dan Neraka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s