Siapa Sesungguhnya Kita?

Kembali kita sadari bahwa hidup ini hanya ujian, supaya ketahuan siapa yang baik amalnya dan siapa yang buruk.

Peristiwa demi peristiwa membukakan hakikat diri kita masing-masing. Siapa kita sesungguhnya?

Boleh jadi seseorang sangat fasih berbicara tentang Islam, tapi pada hakikatnya dia adalah orang yang menjadi penghancur agamanya sendiri, merobohkan sendi-sendinya dengan bahasa yang memukau, memutar balikkan kebenaran, memolesi kebatilan dengan retorika menarik seolah-olah yang ia ungkapkan adalah kebenaran, menghalangi orang dari jalan Allah dengan logika sesat dan kalimat-kalimat sindiran tajam sekaligus berbisa.

Berjalanlah terus sesuai keinginanmu. Sedotlah harta kekayaan dan kemewahan dunia ini dengan kepakaranmu itu. Tapi ingat, Allah Mahatahu siapa yang di dalam hatinya memang serius membela agamanya atau malah bermain-main dan penuh kebencian terhadap agama dan umatnya ini.

Allah Mahatahu, kepada siapakah hatimu loyal? Kepada umat inikah atau kepada yang memusuhi umat Islam ini?

Sebenarnya dari gaya bahasa dan retorikamu orang mukminpun juga sudah tahu siapa kamu sebenarnya.

Mari kita tadaburi ayat-ayat ini kembali:

فَكَيْفَ إِذَا تَوَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ يَضْرِبُونَ وُجُوهَهُمْ وَأَدْبَارَهُمْ

Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat mencabut nyawa mereka seraya memukul-mukul muka mereka dan punggung mereka?

ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمُ اتَّبَعُوا مَا أَسْخَطَ اللَّهَ وَكَرِهُوا رِضْوَانَهُ فَأَحْبَطَ أَعْمَالَهُمْ

Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan karena mereka membenci keridhaan-Nya, sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka.

أَمْ حَسِبَ الَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ أَنْ لَنْ يُخْرِجَ اللَّهُ أَضْغَانَهُمْ

Atau apakah orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya mengira bahwa Allah tidak akan menampakkan kedengkian mereka?

وَلَوْ نَشَاءُ لَأَرَيْنَاكَهُمْ فَلَعَرَفْتَهُمْ بِسِيمَاهُمْ ۚ وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ فِي لَحْنِ الْقَوْلِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ أَعْمَالَكُمْ

Dan kalau Kami kehendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu.

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّىٰ نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنْكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ

Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.

(QS. Muhammad: 27-31)

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Siapa Sesungguhnya Kita?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s