Penyesalan

Misalnya, pada sore hari Senin atau Kamis kita diajak untuk hadir buka bersama oleh kawan-kawan yang berpuasa di hari itu, sementara kita sendiri tidak puasa, pasti ada perasaan tidak enak dan sedih. Dalam perasaan; coba kalau saya tadi juga berpuasa, pasti bisa merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh teman-teman saya.

Padahal kita tidak berdosa bila tidak berpuasa di hari itu dan juga tidak perlu merasa malu karena telah melakukan kesalahan.

Itu baru penyesalan di dunia, ketika kita tidak dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang yang sudah melakukan suatu ketaatan kepada Allah.

Tidak bisa dibayangkan, betapa penyesalan yang bakal kita rasakan nanti di saat Allah mengizinkan kepada ahli puasa untuk memasuki surga Rayyan sementara kita bukan ahlinya untuk ikut masuk ke sana.

Dan begitu juga dengan amal-amalan lainnya. Hanya dengan memperbanyak amal yang bisa meminimalisir penyesalan di hari itu.

Advertisements
This entry was posted in Khawathir. Bookmark the permalink.

One Response to Penyesalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s