Kenapa Kita Belum Kaya?

Kita sudah berusaha mendapatkan rezeki dengan segala cara yang halal. Ilmu pun sudah ditambah untuk itu. Pergaulan sudah diperluas. Relasi diperbanyak. Semua aturan main yang benar dalam bisnis sudah diterapkan, bukan sekedar teori. Tapi belum juga kaya-kaya. Ada saja penyebab yang menjadi rintangan untuk berhasil tanpa bisa dipresdiksi sebelumnya. Semua datang di luar kemampuan manusia.

Do’apun tidak pernah ketinggalan. Melakukan ketaatan kepada Allah tidak pernah diabaikan. Restu dan do’a orang tua juga sudah menyertai.

Apa kira-kira yang terjadi pada diri kita bila mengalami hal itu? Kenapa Allah tidak mau memberikan apa yang kita inginkan?

Mungkin ayat berikut bisa menjadi salah satu jawaban penting:

وَلَوْ بَسَطَ اللَّهُ الرِّزْقَ لِعِبَادِهِ لَبَغَوْا فِي الْأَرْضِ وَلَٰكِنْ يُنَزِّلُ بِقَدَرٍ مَا يَشَاءُ ۚ إِنَّهُ بِعِبَادِهِ خَبِيرٌ بَصِيرٌ

Dan jikalau Allah melapangkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya tentulah mereka akan melampaui batas di muka bumi, tetapi Allah menurunkan apa yang dikehendaki-Nya dengan ukuran. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui (keadaan) hamba-hamba-Nya lagi Maha Melihat. (Asy Syura: 27)

Berbaik sangkalah kepada Allah bahwa Allah amat menyayangi kita. Allah Mahatahu, boleh jadi bila pintu rezeki dibukakan kepada kita saat ini, kita akan menjadi orang yang lupa diri. Allah ingin mendidik kita terlebih dahulu dan menyadarkan kita perihal yang menyangkut dengan rezeki ini.

Allah ingin kita berusaha lebih dalam lagi supaya bisa memahami dan menginsafi apa yang harus dilakukan bila Allah sudah membukakan pintu rezeki-Nya suatu waktu nanti.

Terus berusaha dan selalu meminta bimbingan Allah dalam setiap gerak-gerik, itu yang patut dilakukan. Seorang mukmin tidak kenal putus asa. Setiap gerakannya bernilai ibadah di sisi Allah bila kita sabar dan tawakkal. Walau rezeki tidak dikucurkan sesuai yang diinginkan, kita sudah tercatat sebagai hamba Allah yang taat dan sabar. Sementara pahala bagi orang yang sabar di akhirat kelak adalah:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Az Zumar: 10)

Wallahu a’lam bish shawab.

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Kenapa Kita Belum Kaya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s