Infak Orang Kafir

Bila ingat kisah sembako dan bagi-bagi uang untuk dagelan politik saya jadi ingat ayat-ayat berikut ini, seolah-olah ayat ini baru saja diturunkan. Masih fresh, gitu lho… طازح kata orang Arab.

Mari kita simak ayatnya….

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ لِيَصُدُّوا عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ ۚ فَسَيُنْفِقُونَهَا ثُمَّ تَكُونُ عَلَيْهِمْ حَسْرَةً ثُمَّ يُغْلَبُونَ ۗ وَالَّذِينَ كَفَرُوا إِلَىٰ جَهَنَّمَ يُحْشَرُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan,

لِيَمِيزَ اللَّهُ الْخَبِيثَ مِنَ الطَّيِّبِ وَيَجْعَلَ الْخَبِيثَ بَعْضَهُ عَلَىٰ بَعْضٍ فَيَرْكُمَهُ جَمِيعًا فَيَجْعَلَهُ فِي جَهَنَّمَ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

supaya Allah memisahkan (golongan) yang buruk dari yang baik dan menjadikan (golongan) yang buruk itu sebagiannya di atas sebagian yang lain, lalu kesemuanya ditumpukkan-Nya, dan dimasukkan-Nya ke dalam neraka Jahannam. Mereka itulah orang-orang yang merugi.

Sudah terbukti semua inikan? Sudah jelas mana golongan yang baik dan yang buruk. Sudah jelas wilayah hitam dan putihnya.

Namun sungguhpun demikian, Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang masih memberi kesempatan bagi yang sudah terlanjur salah jalan untuk kembali kepada kebenaran.

Hayati ayat selanjutnya…

قُلْ لِلَّذِينَ كَفَرُوا إِنْ يَنْتَهُوا يُغْفَرْ لَهُمْ مَا قَدْ سَلَفَ وَإِنْ يَعُودُوا فَقَدْ مَضَتْ سُنَّتُ الْأَوَّلِينَ

Katakanlah kepada orang-orang yang kafir itu: “Jika mereka berhenti (dari kekafirannya), niscaya Allah akan mengampuni mereka tentang dosa-dosa mereka yang sudah lalu; dan jika mereka kembali lagi sesungguhnya akan berlaku (kepada mereka) sunnah (Allah tenhadap) orang-orang dahulu”. (Al Anfal: 36-38)

Dan silahkan lanjutkan membaca sambungan ayatnya. Saya tidak mau menyebutkannya di sini. Nanti dituduh pula radikal dan teroris. 😊

Yang penting, harta itu nanti akan diminta pertanggungjawabannya depan-belakang. Dari mana didapatkan dan ke mana dibelanjakan. Bukan asalnya saja yang akan ditanyai, perginya juga.

Jangan sampai harta digunakan untuk berbuat kebinasaan di permukaan bumi.

Jangan sampai harta digunakan untuk menghalang-halangi orang dari jalan Allah.

Jangan sampai harta digunakan untuk memerangi agama Allah dan kebenaran.

Jangan sampai harta digunakan untuk membodoh-bodohi orang awam.

Jangan sampai harta digunakan untuk mengintimidasi dan menindas kaum yang lemah.

Amat mudah bagi Allah menghancurkan Qarun yang menjadikan kekayaan yang dikaruniakan Allah kepadanya sebagai alat untuk menyombongkan diri.

Harta hanya sebagian nikmat yang amat berat pertanggungjawabannya nanti di akhirat.

Advertisements
This entry was posted in Tadabbur Al Qur'an. Bookmark the permalink.

One Response to Infak Orang Kafir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s