Cinta dan Benci Berlebihan

Karena cinta yang berlebihan yang bukan didasari oleh cinta karena Allah, sudah nyata kebatilannya tetap di-husnuzhzhanni dan didukung.

Karena benci yang berlebihan yang bukan didasari oleh benci karena Allah, sudah terang-benderang kebenarannya tetap di-suuzhzhani dan diperangi.

Berani berkata: “Saya salah”, hanya dimiliki oleh para kesatria yang memiliki iman yang lurus.

Yang gengsi mengakui kesalahan akan terus berapologi dan bersilat lidah. Sampai kapan? Sampai Malaikat Maut datang?

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Cinta dan Benci Berlebihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s