Srigala vs Keledai

Suatu kali terjadi pertengkaran antara keledai dengan srigala tentang warna rumput.

Srigala mengatakan bahwa rumput warnanya hijau. Keledai ngotot mengatakan rumput warnanya kuning.

Karena pertengkaran mereka tidak berkesudahan, masing-masing mengemukakan dalilnya dan bersikukuh dengan kebenaran yang mereka yakini, akhirnya mereka memutuskan untuk membawa perkara mereka kepada singa untuk diadili.

Singkat cerita, tanpa berpanjang-panjang, dengan tegas singa memerintahkan srigala untuk dijebloskan ke penjara selama tiga bulan.

Dengan sangat heran srigala protes membela diri.

“Tuan raja hutan yang mulia, apa kesalahanku? Kenapa aku dipenjara? Bukankah aku dipihak yang benar? Semua tahu kalau rumput warnanya hijau”, ujarnya sambil memelas.

Singa menjawab dengan suara berwibawa dan tegas, “Kamu benar, tapi kamu salah telah berdebat dengan “keledai”.

Fa’tabiru ya ulil albab…

………………

Untuk hari-hari ini mungkin cerita dongeng sebelum tidur ini bisa jadi pedoman dalam bersikap. Apalagi ada situasi yang cukup memanas di kawasan negeri padang pasir yang lagi membara dengan cuaca dan situasinya menarik kita untuk ikut-ikutan berdebat.

Allahumma inni shaim.

Advertisements
This entry was posted in Rawai'. Bookmark the permalink.

One Response to Srigala vs Keledai

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s