Pengikut si Pembohong

Orang yang akalnya masih sehat dan fitrahnya masih selamat, bila suatu kali tergelincir melakukan kebohongan, kemudian kebohongannya itu ketahuan orang lain, ia pasti akan merasa sangat malu dan akan berhati-hati untuk bicara pada masa yang akan datang.

Hanya orang yang rusak akal dan berfitrah tercemar saja yang sudah ketahuan oleh orang banyak melakukan kebohongan berulang kali, tapi tetap saja melakukan kedustaan-kedustaan berikutnya.

Seorang mukmin itu mungkin saja pengecut atau pelit, tapi seorang mukmin tidak mungkin pembohong. Begitu sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dalam hadits lain Rasulullah mengatakan, salah satu dari tiga tanda orang munafik adalah: apabila ia bicara suka bohong.

Seorang pembohong berani melakukan kebohongan berulang kali karena ia yakin bahwa di sana ada orang-orang bodoh yang mau menjadi pengikut setianya, yang akan membenarkan apapun yang ia katakan sekalipun itu bohong.

Kita berlindung kepada Allah dari sifat pembohong dan jadi pengikut pembohong. Kita juga berlindung dari dikibuli dan disesatkan oleh para pembohong.

Advertisements
This entry was posted in Qadhaya. Bookmark the permalink.

One Response to Pengikut si Pembohong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s